
Demi untuk berjumpa dengan-Mu ...
aku asingkan seisi bumi
demi mendapatkan cahaya Qur'an-Mu...
aku sibakkan cakrawala
aku hamparkan permadani surga
demi mendapatkan kecintaan-Mu
kubuang semua rasa ingin itu
kubunuh rasa ingin bersama mereka
para pembunuh mimpi-mimpi malamku ....
renungan hati seroya genangkan jiwa
rasuki damai indah santun sapa
seindah zikir-zikir kerinduan...
lara,...sunyi lantunkan kerinduan
betapa aku merindukan sentuhan-Mu yaa Robb ...
belaian cinta-Mu endapkan segala arti
lebih berarti dari Dunia dan segala isinya ....
hilang sudah separuh jiwaku
pelukis indah suasana kalbu
jika senja itu tiada
hendak kemana mentari berkalam
dan siapa penuntun bulan mengarungi malam
tapi aku tidak akan pernah khawatir ....
karena cinta-Mu terus menyinari .....
hanya do'a pengantar rasa
ketika jiwa tak bersinggasana
fajar tak lagi memancarkan kehangatan
senja tak lagi mengantar ke peraduan
karena yang ada hanya gelapnya malam
tapi aku tidak akan pernah khawatir ....
karena cinta-Mu terus menyinari ......
dan inilah yang aku rindukan duhai robb ketika aku membacanya
"Hai jiwa yang tenang.Kembalilah kepada Tuhamu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam surgaKu" (QS Al-Fajr :27-30)
Assalamuallaikum ... salam kenal
BalasHapusWa'alaikumussalam, akhi afwan baru membalas ya ? he he he, salam ukhuwah kembali ya ...syukron !!
BalasHapus